Background

Melakukan hal yang disukai adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Termasuk dalam hal membuat produk digital. Sebagai seorang engineer saya pun memiliki intuisi sebagai seorang Tech Entrepreneur, dimana saya ingin membuat sesuatu yang saya sukai, tanpa peduli orang lain suka atau tidak.

Seperti perkataan Pieter Levels bahwa membuat produk itu bisa dimulai dengan menyelesaikan masalah diri sendiri. Diri kita sendiri adalah konsumen juga. Oleh karena itu ketika kita menyelesaikan permasalahan kita sendiri dengan solusi digital yang dibuat oleh sendiri, bisa jadi di luar sana ada orang yang memiliki masalah serupa dan memerlukan solusi yang serupa.

1 Product 1 Month – 1P1M

Apakah mungkin membuat produk setiap bulan? kenapa tidak? ini bergantung dari ide dan strateginya 😁. Tentunya kalau dipatok 1 bulan 1 produk akan jauh lebih menantang dibanding dengan kita sebut 12 produk dalam 12 bulan. Karena pembuatan setiap produk bisa berbeda-beda durasinya. Tapi jika kita mau mencoba membuat suatu produk dalam satu bulan, kita harus benar-benar set target yang sangat jelas dan tetap realistis juga.

Persiapan

Pastikan jangan modal nekat ya, khususnya bagi yang sudah berkeluarga atau memiliki tanggungan. Sebaiknya persiapkan dana darurat, misal 12x gaji atau 24x gaji, atau jika kamu punya saham, berharap harga saham naik dan dapat miliaran 😅. Intinya bebaskan diri kita dari finansial untuk sementara waktu, seterusnya juga bagus kalau bisa 😁.

Tentunya lain cerita jika kamu anak sultan 😎. Saya pribadi masih harus berjuang keras dengan banyaknya tanggungan saat ini, demi bisa melakukan hal yang benar-benar saya ingin lakukan, agar dapat fokus membuat produk dan tidak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan.

Gagal

Namanya juga usaha, bisa saja ada gagalnya, wajar, tapi kalau kita lihat konsep pareto 80/20, masa iya dari 12 produk yang dibuat tidak ada yang memiliki prospek bagus, kalaupun iya, ya belajarlah dari pengalaman, lalu evaluasi dan cari cara lain, bangkit lagi 💪. Setidaknya ke 12 produk yang pernah dibuat itu bisa menjadi portfolio yang bisa di tunjukan ke orang lain, pajang di socmed atau di linkedin kamu. Karena itu tetap bisa menjadi daya tarik atau bahkan meningkatkan nilai kita di mata orang lain.

Berhasil

Kalau ternyata dari 12 produk itu ada yang berhasil dan bisa balikin semua modal yang sudah dikeluarkan maka, bersyukurlah. Pada momen tersebut pasti kita akan sangat amat senang, karena kita melakukan apa yang kita sukai dan berhasil 🎉.

Komitmen dan Konsistensi

Kata yang sederhana namun sering kali berat untuk di jalani. Komitmen dan konsistensi, mudah mengucapkannya, coba deh jalanin 😁. Tak jarang kita menelan air ludah sendiri, tak jarang kita melanggar prinsip kita sendiri, tak jarang kita melanggar komitmen kita sendiri. Di antara kegagalan dan keberhasilan ada komitmen dan konsistensi yang menentukan.

Kalau sudah komitmen dan konsisten tapi masih gagal juga bagaimana? ya sudah pasrah saja, belajar dari kegagalan, evaluasi kembali komitmen dan konsistensi yang sudah dibuat atau dilakukan. Cari celahnya dan tingkatkan agar lebih baik lagi. Sekali lagi, nulis atau ngomong doank sih gampang ya, tapi ngejalaninnya itu berat, kalau gampang gak akan ada orang gagal 😁.

Inspirasi

  • https://readmake.com/

Photo by Avi Richards on Unsplash

Author

Software Engineering Manager, Software Engineer, Chatbot Developer, Natural Language Processing Enthusiast, JAMStack Enthusiast.

Write A Comment